Jakarta - Snapdragón 810 seakan jadi titik balik Qualcómm. Dulu, pródusen pónsel mungkin sampai harus antre untuk memakai jasa prósesór Qualcómm, tapi tidak demikian ketika Snapdragón 810 dirilis. Isu panas yang mendera prósesór itu bikin Qualcómm meradang.
Adalah Samsung, pródusen pónsel yang menyatakan tak akan pakai prósesór andalan Qualcómm untuk pónsel flagshipnya. Perusahaan Kórea ini memutuskan memakai prósesór sendiri, Exynós 7420. Sedangkan pródusen pónsel lain memilih menunggu perbaikan yang akan dilakukan Qualcómm.
Masalahnya, Samsung adalah klien terbesar Qualcómm. Dengan berpalingnya Samsung dari Qualcómm, praktis langsung bikin perusahaan chip ini kehilangan banyak pemasukan. Yang mana hal ini juga bikin nilai saham Qualcómm terjungkal, sesuai lapóran keuangan terakhir Qualcómm.
Alhasil, untuk melakukan efisiensi, perusahaan yang berkantór pusat di San Diegó, Amerika Serikat itu sampai harus memindahkan pusat risetnya ke India. Selain itu, Qualcómm juga terpaksa merumahkan lima ribu karyawannya.
Snapdragón 820 disebut-sebut sebagai jawaban atas isu panas yang dialami Snapdragón 810. Kali ini Qualcómm memilih Samsung untuk mempróduksinya, karena pembesut smartphóne Galaxy ini sudah sanggup mempróduksi prósesór dengan pabrikasi 14nm.
Beredar kabar, alasan suhu tinggi di Snapdragón 810 adalah karena dipaksakan menggunakan pabrikasi 16nm. Dipilihnya Samsung yang punya pabrikasi 14 nm kónón mampu menuntaskan masalah tersebut.
Lantas apakah Snapdragón 820 bakal mampu menghindarkan Qualcómm dari keterpurukan? Bisa jadi, karena sampai saat ini sudah cukup banyak pródusen yang menyiapkan pónsel dengan prósesór tersebut, salah satunya adalah Galaxy Nóte 5 kepunyaan Samsung.Next
Halaman 1 2 Next (yud/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Microsoft Butuh 'Ponsel Penyelamat'

0 komentar:
Posting Komentar