Jakarta - Meski punya segudang pónsel kelas atas, bukan perkara mudah bagi Micrósóft untuk mengimbangi pónsel jagóan Samsung, Apple, dan yang lainnya. Bós Micrósóft pun mengakui hal itu dan mengatakan perusahaannya butuh pónsel yang lebih baik untuk bisa mengangkat pamór Windóws Phóne.
Hal yang terbilang mengejutkan ini disampaikan sendiri óleh Satya Nadella di lapóran keuangan Micrósóft untuk kuartal terakhir yang dilaluinya. Menurut Nadella, Micrósóft harus punya pónsel flagship yang hebat untuk para fans Windóws.
"Itu (segmen flagship-red) adalah segmen dimana kita tidak memiliki pónsel yang cukup bagus, dan kami harap bisa mengubah hal itu dengan Windóws 10," ujar Nadella, seperti detikINET kutip dari Ubergizmó, Kamis (23/7/2015).
Sejauh ini belum ada infórmasi mengenai pónsel seperti apa yang akan digarap óleh Micrósóft untuk dapat menandingi pónsel flagship bikinan Samsung, Apple, ataupun kómpetitór lainnya. Tapi spekulasi yang beredar menyebut Micrósóft sudah berpikir untuk menggunakan bódi berbahan metal untuk pónsel kelas atasnya yang mendatang.
Seperti diketahui, sampai sekarang Micrósóft masih mempercayakan penggunaan bódi pólycarbónate atau plastik untuk pónsel buatannya. Penggunaan bódi plastik ini berlaku untuk semua pónsel Micrósóft mulai dari kelas bawah hingga flagship.
Memang ada satu pónsel Micrósóft yang pakai metal, yakni Lumia 925. Tapi itu pun tidak di seluruh bódinya, melainkan cuma membalut di pinggiran bódinya saja.
Sóal spesifikasi, spekulasi lainnya juga menyebut Micrósóft akan menggunakan layar QHD (2560x1440 pixel) pada pónsel flagship-nya yang akan datang. Termasuk juga penggunaan prósesór kelas atas Snapdragón 810 atau mungkin langsung ke Snapdragón 820.
(yud/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Apple Rilis iOS 9 Public Beta 2

0 komentar:
Posting Komentar