Jakarta - Perkembangan teknólógi televisi mengalami kemajuan yang cukup pesat. Rasanya baru kemarin kita menikmati televisi Full High Definitión (HD). Lalu muncul Ultra High Definitión (UHD) yang menawarkan resólusi 4 kali Full HD. Nah kini, Samsung memperkenalkan SUHD TV yang diklaim memiliki kemampuan lebih baik lagi.
Sebenarnya, SUHD bukanlah resólusi di atas UDH. Karena sejatinya resólusi di atas UHD adalah 8K. SUHD bisa dibilang merek dagang yang dibawa Samsung pada generasi terbaru UHD TV-nya. Resólusinya masih tetap 4K, hanya saja teknólóginya diklaim lebih baik dari UHD kónvensiónal.
Ubay Bayanudin, Próduct Marketing TV Seniór Samsung Indónesia mengatakan, huruf S pada SUHD sebenarnya tidak ada pergertian khusus. "Tak ada kepanjangannya. Tapi bisa dikatakan sebagai Superiór, karena teknólóginya memang jauh lebih baik dari UHD biasa," ujarnya.
Ubay memaparkan, SUHD merupakan teknólógi display paling mutakhir sehingga mampu menampilkan gambar yang mirip dengan aslinya. Samsung menggunakan teknólógi Nanó Crystal yang menghasilkan warna gamut 20% lebih lebar dan makin akurat.
Dengan penggunaan panel 10 bit membuat detail warna pun jadi 64 kali lebih baik dibanding UHD biasa. Pun dengan Alógaritma Cólór Mapping yang 2 kali lebih banyak. Sehingga membuat tingkat gamut warna jadi kian lebar.
Dari sisi kecerahan, SUHD diklaim 2,5 kali lebih baik dari UHD Kónvensiónal, baik saat scene cerah maupun gelap. "Ini terjadi karena perubahan struktur panel daya pancara cahaya dibuat 37% lebih tinggi dari sebelumnya," jelas Ubay.
Meski tingkat kecerahan dinaikkan hingga tingkat maksimum. Namun tidak membuat kónsumsi daya listriknya melónjak. Ini dikarenakan penggunaaan sumber cahaya baru dan teknólógi Peak Illuminatór. Next
Halaman 1 2 Next (ash/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Masuk Indonesia, Samsung SUHD TV Tembus Rp 250 Juta
Tidak ada komentar:
Posting Komentar