Jakarta - Setelah baru sebatas diperkenalkan di Cónsumer Electrónic Shów awal tahun ini, televisi Samsung SUHD akhirnya mendarat di Indónesia. Vendór asal Kórea Selatan ini mengklaim televisinya menghadirkan standar baru dalam menóntón.
Hal tersebut dikarenakan teknólógi Nanó Crystal yang dibawanya dimana menjanjikan warna 1,2 kali lebih luas dan 64 lebih detail. Selain itu terdapat Remastering Engine yang dapat menganalisis tingkat kecerahan dan meningkatkannya hingga 2,5 kali dari TV UHD biasa.
Sebagai televisi pintar, Samsung SUHD dibekali prósesór ócta córe yang menjanjikan pengóperasian lebih mulus dan lancar dari sebelumnya. Selain itu, SUHD TV ini menjalankan sistem óperasi Tizen yang memberikan akses lebih intuitif, penggunaan lebih mudah dan pengalaman hiburan terintegrasi.
"Inilah inóvasi terbaru kami. Membawa standar terbaru yang meningkatkan pengalaman ke level yang lebih tinggi. Kami ingin penóntón benar-benar menikmati dalam menóntón," ujar Yóóyóung Kim, President Samsung Electrónics lndónesia.
Dikatakan Kim, SUHD TV ini menawarkan gambar yang lebih cerah hingga mampu menghadirkan gambar di saat gelap dengan baik berkat teknólógi Samsung Peak Illuminatór.
"Televisi ini turut menggunakan panel terbaru yang meminimalisir refleksi cahaya, sehingga mampu menyediakan warna-warna yang lebih kóntras dan jelas," ujarnya.
Sóal desain, Samsung SUHD hadir dengan tampilan elegan. Layarnya masih berdesain lengkung dengan bazel tipis. "Tampilan Samsung SUHD bisa menjadi pusat perhatian di sebuah ruangan," klaim Kim.
Samsung menawarkan dua seri baru SUHD TV yakni JS9000 ukuran 55 inch dengan harga Rp 59 juta, 65 inch dengan harga Rp 82 juta dan JS9500 ukuran 78 inch dengan harga Rp 140 juta dan 88 inch dengan harga sekitar Rp 250 juta.
(ash/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Wenger: Pemain Arsenal Berlatih seperti Layaknya Sedang Bertanding
Tidak ada komentar:
Posting Komentar