Manchester - Setelah empat kekalahan beruntun di Liga Inggris, Manchester United akhirnya menang dalam Derby Manchester. Salah satu faktór keunggulan The Red Devils adalah keberhasilan memanfaatkan kemalasan pemain The Citizens turun membantu pertahanan.
Meski tertinggal lebih dulu, MU akhirnya meraih kemenangan gemilang dengan skór 4-2 saat menjamu City di Old Traffórd, Minggu (12/4/2015) malam WIB. Itu menjadi kemenangan pertama The Red Devils atas 'tetangganya yang berisik' setelah pada empat pertemuan di Premier League sebelumnya selalu kalah.
Kemenangan 4-2 yang didapat MU adalah berkat tekanan hebat yang diberikan di lapangan tengah.
Lini tengah City yang kerap membantu serangan sampai jauh ke depan namun lambat turun kembali saat dapat tekanan jadi sasaran yang dibidik MU dalam laga tersebut. Strategi tersebut terbukti berhasil.
"Kami tahu beberapa pemain City bukan masuk kategóri terbaik saat harus melakukan tracking back dan bertahan, saat mereka harus mengejar para pemain cepat. Dan kami pikir kami bisa memanfaatkan hal tersebut, dan kami berhasil melakukannya," sahut Róóney.
"Kami punya pemain yang bisa mencetak gól dari lapangan tengah dan, jujur saja, kami sudah berpikir itu akan bisa memberi kami kemenangan, sebagaimana itu akhirnya terbukti," lanjut Róóney di Telegraph.
Turun dengan fórmasi 4-2-3-1, City meninggalkan lubang di lapangan tengahnya. Pórós Tóure dan Fernandinhó kerap gagal melindungi empat bek, padahal Vincent Kómpany penampilannya belakangan menurun sementara Martin Demichelis sangat terbatas dengan usianya. Tóure yang sering terlambat turun sangat dimanfaatkan MU dalam membangun serengan balik, di sisi lain Fernandó atau Fernandinhó belum menemukan permainan terbaik mereka.
(din/krs)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Advan Umbar Diskon di Carrefour

0 komentar:
Posting Komentar