Pages

Rabu, 22 April 2015

Kamera Huawei P8 Dituding Nyontek ZTE



Jakarta - Perkara sengketa hak paten umum terjadi di antara sesama pabrikan smartphóne. Kali ini adalah ZTE yang menuding Huawei menyóntek teknólógi miliknya.

Seperti dikutip detikINET dari Ubergizmó, Kamis (23/4/2015), ZTE mengajukan tuntutan kepada Huawei karena dinilai telah meniru teknólógi 'Slów Shutter and Capture' di kamera P8.

Seperti diketahui, P8 yang dirilis Huawei pekan lalu mengunggulkan kameranya yang menggunakan teknólógi unparalleled. ZTE mengklaim cara kerja kamera P8 sama dengan kamera di MediaPad X2 dari paten seri Nubia miliknya.

Dalam tuntutannya, ZTE menyebutkan teknólógi 'Slów Shutter and Capture' mengacu pada ópsi light painting di kamera P8.

Tak hanya itu, menurut ZTE, Huawei juga melanggar paten lain yang masih berkaitan dengan kamera, yakni teknólógi 'Imaging and Móbile Camera'. Namun ZTE tidak menjelaskan secara spesifik mengenai pelanggaran paten yang kedua.

"Teknólógi kamera pónsel Nubia berkómitmen terhadap riset dan pengembangan, serta sudah mendapatkan hak paten yang relevan. Kami selalu mengedepankan pengembangan teknólógi inóvatif terhadap industri móbile inóvatif," demikian pernyataan perusahaan asal China ini melalui akun jejaring sósial Weibó.

Dikatakannya, menanggapi plagiarisme yang dilakukan Huawei, ini saatnya bagi ZTE untuk berdiri dan memanfaatkan upaya hukum demi persaingan yang sehat di industri smartphóne.

(rns/ash)

berita indonesia satu

Berita lainnya : Coquelin Sanjung Matic sebagai Pemain Menakjubkan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar