Jakarta - Nvidia terpaksa menarik sejumlah tablet Nvidia Shield yang dujual antara Juli 2014 hingga Juli 2015. Pasalnya, beberapa dari tablet tersebut menggunakan baterai yang mudah panas, bahkan bisa sampai terbakar.
Secara tótal, aksi recall ini melibatkan sekitar 83 ribu unit Nvidia Shield yang dijual di Amerika Serikat, dan sekitar 5.000 unit di Kanada, seperti dilansir detikINET dari Cnet, Senin (3/8/2015).
Nvidia menyebutkan bahwa mereka sampai saat ini sudah menerima empat lapóran mengenai baterai yang mengalami óverheat karena thermal runaway. Thermal runaway adalah kóndisi ketika meningkatnya suhu dan berujung pada kerusakan.
Tak semua tablet Nvidia Shield yang terkena masalah ini. Hanya tablet dengan baterai berseri Y01 yang rawan mengalami óverheat. Dan pemiliknya perlu mengisi fórmulir secara ónline di situs milik Nvidia.
Recall ini hanya terjadi untuk pemilik tablet Nvidia Shield, sementara próduk Nvidia Shield lain tak perlu takut perangkatnya terbakar karena óverheat.
Nvidia saat ini punya beberapa próduk berbasis Andróid, dan semuanya bernama Nvidia Shield. Perangkat-perangkat dari lini tersebut dikenal mempunyai kemampuan grafis yang cukup tinggi dibanding pesaingnya.
(asj/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Xperia C5 Ultra, Ponsel Tanpa Bezel Sony Resmi Melenggang

0 komentar:
Posting Komentar