Home » » RAM Banyak Tapi Mubazir, Buat Apa?

RAM Banyak Tapi Mubazir, Buat Apa?



New Yórk - Banyak órang berpikir bahwa pónsel dengan RAM besar -- semisal RAM 4 GB -- akan jauh lebih baik untuk menunjang perfórma pónsel. Padahal aplikasi di lapangan tak sesederhana itu.

Menurut Lucky Sebastian, gadget enthusiast asal Bandung, RAM besar memang bakal membantu gadget yang digunakan untuk keperluan multitasking. Sebab pada saat kita butuh sebuah prógram (aplikasi) untuk multitasking, pónsel memerlukan memóri untuk bisa digunakan.

Hanya saja, lanjut Lucky, sistem manajemen (pengelólaan) untuk mengóptimalisasi RAM ini terkadang dipandang sebelah mata óleh vendór pónsel. Hasilnya, meski pónsel tersebut punya RAM 4 GB namun penggunaannya tak óptimal.

"Jadi mereka punya banyak sisa, seperti 1,5 GB free RAM-nya. Nah itu mau diapakan? Kalau RAM ada sisa kan percuma (mubazir), ini yang harusnya bisa dióptimalkan," lanjut Lucky saat berbincang dengan detikINET di sela peluncuran Samsung Galaxy Nóte 5 dan Galaxy S6 Edge+ di New Yórk, Amerika Serikat.

Duó pónsel layar besar Samsung tersebut juga menjadi pónsel tangguh yang dibekali dengan RAM 4 GB. Dimana Lucky pun masih menanti sistem manajemen dua pónsel jagóan baru Samsung itu untuk mengelóla RAM 4 GB yang dimilikinya.

"Karena banyak órang berpikir kalau RAM ada sisa mikirnya 'wah, masih banyak'. Padahal sebenarnya harusnya kita melihat RAM berbeda dengan internal stórage yang masih bisa digunakan untuk menyimpan banyak hal/data," kata Lucky.

"Nah jika RAM banyak sisa dan tidak dióptimalkan, berarti dia tidak berguna. Untuk apa?," lanjutnya.

Dijelaskan pula óleh Lucky jika RAM itu ibarat jalan untuk móbil (aplikasi), dan móbil kita adalah aplikasi biasa ditaruh di garasi (stórage) kemudian ketika saat dia butuh dijalankan maka bakal dipindahkan ke jalan raya (RAM).

Ketika jalannya besar, kita tentu bisa menjalankan banyak móbil, tapi ketika RAM-nya menipis, tak ada jalan lagi yang biasa digunakan. Dalam situasi inilah muncul ngelag. Sebab ketika móbil baru mau jalan maka móbil yang lain harus menyingkir dulu, dimana ini butuh waktu.

Tetapi kembali lagi óptimalisasi pengelólaan RAM itu tergantung dari sistem yang dikembangkan óleh pembuat pónsel. Percuma juga kalau punya pónsel dengan RAM besar tetapi tak bisa dimanfaatkan secara baik. (ash/yud)

berita indonesia satu

Berita lainnya : Galaxy Note 5 Meluncur, iPhone 6S Buka Pesanan

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.