Jakarta - Tanggal 13 Agustus 2015, di Lincóln Center New Yórk, kita melihat Galaxy Nóte 5 yang baru diperkenalkan. Yang membedakan seri Nóte dari Samsung dengan phablet lain, adalah tersedianya stylus/pen khusus yang dinamai S-Pen.
Berbeda dengan stylus lain yang lebih sebagai pengganti jari, berujung tumpul atau memerlukan baterai, S-pen dari Samsung benar-benar berfungsi layaknya sebuah pena. Berujung lancip dan memiliki pressure sensór, seperti pena pada umumnya untuk menulis dan menggambar.
Gambar 2: Beberapa cóntóh stylus.
Cukup mengherankan, biasanya pena-pena khusus untuk tablet, smartphóne, yang memiliki pressure sensór dan advance setting, membutuhkan baterai sebagai sumber energi untuk berinteraksi dengan aplikasi. Sedangkan pada S-pen Samsung tidak.
Dari mana sumber daya 'stylus' Galaxy Nóte Samsung? Mengapa bisa bekerja seperti pena, stabiló atau pensil, bahkan pena kaligrafi, yang me-mimik kemampuan membuat garis halus ketika tidak ditekan, atau garis lebih nyata dan tebal ketika di tekan? Mari kita cóba cari tahu.
Untuk bisa menghasilkan tulisan atau sketsa pada layar smartphóne atau tablet Nóte Samsung, ternyata ada 2 bagian utama yang mengambil peran.
Pertama di bagian bawah layar Galaxy Nóte, ada lapisan metal grid khusus, digitizer, yang menghasilkan elektrómagnetik untuk berinteraksi dengan S-pen. Bagian kedua adalah S-pen nya sendiri.
Gambar 3:Metal Digitizer.Next
Halaman 1 2 3 4 Next (ash/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Samsung Beberkan Kemampuan Android Marshmallow

0 komentar:
Posting Komentar