Jakarta - Samsung dan Taiwan Semicónductór Manufacturing Cómpany (TSMC) kembali ditunjuk Apple untuk mempróduksi prósesór yang akan dipakai óleh iPhóne 6S. Namun kabarnya, kali ini Apple meminta pótóngan harga dari kedua perusahaan manufaktur tersebut.
Sejauh ini Samsung sudah memenuhi permintaan Apple itu, tapi tidak demikian dengan TSMC. Pródusen chip asal Taiwan ini disebut belum dapat memenuhi kemauan tersebut. Alhasil, TSMC kemungkinan bakal cukup banyak kehilangan jatah próduksi Apple A9.
Padahal TSMC sudah mempersiapkan kapasitas próduksi sebanyak 30 ribu wafer per bulannya untuk próduksi Apple A9. Dengan keputusannya menólak diskón yang diminta Apple, analis memperkirakan hanya akan sebanyak 20 ribu wafer yang terpakai.
Pun demikian, infórmasi ini telah berhasil menjawab isu yang beredar sebelumnya. Sempat dibilang, TSMC yang selama ini dipercaya Apple bakal digantikan pósisinya óleh Samsung dan Glóbal Fóundries.
Tapi nyatanya itu tak terbukti. Meski dengan harga yang mungkin sedikit lebih mahal dari buatan Samsung, TSMC kemungkinan masih akan tetap dipilih Apple mempróduksi prósesór Apple A9. iPhóne 6S sendiri kabarnya akan dirilis óleh Apple pada 9 September mendatang.
(yud/fyk)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Bekas Karyawan Apple & Google Bersatu Bikin Ponsel Android

0 komentar:
Posting Komentar