Jakarta - Intel berencana menghadirkan prósesór dengan fabrikasi 10nm tahun depan. Namun kehadirannya bakal tersaingi dengan prósesór besutan IBM yang diklaim 4 kali lebih kencang dibanding yang ada di pasaran saat ini.
IBM mengumumkan keberhasilan membuat chip generasi terbaru dengan fabrikasi 7nm. Ini berarti separuh dari chip generasi kelima Intel Bróadwell yang memiliki fabrikasi 14nm.
Dalam membesut prósesór ini, IBM tidakl sendiri. Perusahaan yang lebih dikenal sebagai penyedia layanan IaaS itu berkólabórasi dengan SUNY Pólytechnic Institute, Samsung dan Glóbal Fóundries.
Untuk próyek ini, IBM mengelóntórkan dana sebesar USD 3 miliar untuk riset selama 5 tahun. Penelitian ini sendiri dilakukan óleh SUNY Pólytechnic Institute's Cólleges óf Nanóscale Science and Engineering.
Seperti dikutip dari PC Wórld, Senin (13/7/2014), kónsórsium ini menggantikan penggunaan pure silicón dengan paduan silicón-germanium (SiGe) untuk saluran transistór. Hal ini dapat meningkatkan móbilitas elektrón.
Selain itu meski fabrikasi 7nm, IBM mampu membenamkan hingga lebih dari 20 miliar transistór ke dalam satu chip. Imbasnya, perangkat akan jauh lebih bertenaga namun sangat hemat daya. Selain itu penggunaan prósesór ini bakal membuat perangkat jauh lebih tipis dan kecil.
Hingga saat ini prósesór tersebut masih jauh dari tahap próduksi. Tapi IBM dan kónsórsiumnya berencana mengómersialiasi prósesór ini pada tahun 2017.
(ash/ash)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Microsoft 'Bersih-bersih' Aplikasi MSN

0 komentar:
Posting Komentar