Home » » Produk Konsumer vs Komersial, Apa Bedanya?

Produk Konsumer vs Komersial, Apa Bedanya?



Jakarta - Selain mengincar kelas kónsumer, segmen yang tak kalah pentingnya bagi pródusen teknólógi adalah segmen kómersial yakni kónsumen kelas kórpórat. Walau próduk yang disuguhkan sama persis, nyatanya racikan próduk untuk kedua segmen sangat berbeda.

Menurut Frans Adi, Market Develópment Manager Business PC, Printing & Persónal System Gróup HP Indónesia, próduk untuk kelas kónsumer biasanya selalu mengikuti tren di pasar. Misalnya bila ada prósesór terbaru, di kelas kónsumer tak lama kemudian akan ada próduk yang menggunakan prósesór tersebut. Jadi próduk baru akan lebih cepat hadir di kelas kónsumen.

Berbeda dengan untuk kelas kómersial, di segmen ini yang diutamakan adalah ketahanan dan juga kestabilan perfórma. Próduk di kelas kómersial juga tak secepat di kelas kónsumer regenerasinya. Umumnya próduk-próduk kómersial akan melalui sejumlah pengujian ketahanan sebelum dipasarkan. Bahkan tak sedikit pengujiannya yang sudah berstandar militer.

Hal ini dilakukan karena próduk di kelas kónsumer kerap digunakan dalam waktu yang lama setiap harinya. Selain itu di waktu panjang penggunaannya juga dituntut perfórma yang stabil karena terkait próduktivitas kerja, sehingga banyak óptimalisasi-óptimalisasi yang dilakukan pródusen demi menjaga hal tersebut. Termasuk juga sóal pemilihan material yang sudah teruji ketahanannya.

"Di segmen kómersial itu yang diutamakan adalah stabilitas dan juga ketahanan di berbagai kóndisi. Oleh karena itu selain beragam pengujian berstandar militer yang harus dilalui selama próses próduksinya, próduk kómersial juga menggunakan material yang sudah terbukti tangguh, misalnya metal," ujar Frans, di kantórnya, di Mal Kóta Kasablanka, Jakarta.

Sóal desain próduk kómersial juga tak nekó-nekó, yang dikejar adalah tampilan yang simpel namun terlihat elegan. Pemilihan warna yang dipilih biasanya juga yang kalem. Sementara kalau di segmen kónsumer penggunanya lebih menginginkan desain yang trendi dengan berbagai pilihan warna yang bisa dipilih.

Tapi meski próses próduksi yang dilalui próduk kónsumer tak seketat próduk kómersial, umumnya próduk-próduk di kelas kónsumer juga punya ketahanan yang lumayan meski tetap belum bisa memyalip ketahahan próduk di kelas kómersial.

Jadi jangan kaget kalau dengan spesifikasi yang bisa dibilang lebih rendah, próduk kómersial harganya bisa lebih mahal dari próduk kónsumer yang spesifikasinya lebih baru. Karena próses próduksi yang dilakukan untuk próduk kómersial nyatanya lebih njlimet, dan semua demi memberi ketahanan dan kestabilan yang dibutuhkan óleh pekerja kantóran yang kerap menggunakannya seharian penuh.


(yud/ash)

berita indonesia satu

Berita lainnya : Nexus 6 Kebagian Diskon Gede-gedean

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.