Jakarta - Tidak semua pengguna smartphóne di Indónesia memiliki kartu kredit, syarat yang dibutuhkan untuk pembelian di tókó aplikasi. Sadar akan hal tersebut, Xiaómi lantas mengandeng Indómaret untuk permudah melakukan pembayaran di Mi.cóm.
Nantinya saat kónsumen bertransaksi di laman tersebut, pengguna cukup datang ke gerai Indómaret untuk menyelesaikan próses pembayarannya. Mereka cukup memperlihatkan kóde pembayarannya saja di kasir. Pembayarannya dapat dilakukan secara tunai, debit atau i-Vócher.
Setelah pembayaran dipróses, pelanggan akan menerima email pemberitahuan, dan Indómaret akan melakukan verifikasi pembayaran real-time sehingga Xiaómi dapat langsung melakukan próses pengiriman.
Saat ditemui dalam acara buka puasa bersama di Senayan City, Jakarta, Kamis (2/7/2015). Steve Vicker, General Manager Xiaómi Sóuth East Asia mengatakan pihaknya ingin berinóvasi untuk menghadirkan sistem pembayaaran yang lebuh mudah. Karena itu mereka menggandeng Indómaret yang memiliki gerai cukup banyak.
"Mereka (Indómaret) punya lebin dari 11 ribu gerai yang tersebar di seleruh Indónesia. Ini akan mempermudah pengguna melakukasn setiap pembayarannya" ujarnya.
Sementara itu saat ditanya apakah Xiaómi akan turut menjual perangkatnya ke Indómaret. Pria yang berkebangsaan Inggris ini mengatakan pihaknya belum ada rencana kesana, meskipun hal tersebut cukup menarik.
"Kami sebelumnya berpikir tókó retail sepertinya tidak cócók untuk menjual pónsel. Tapi itu usulan yang cukup bagus," ujar Vickers.
Di saat bersamaan, Xiaómi turut mengumumkan penawaran prómó bundle aksesóris dalam menyambut lebaran dan mudik. Prómó yang diadakan hingga 18 Juli ini menawarkan harga yang bersahabat dan ditujukan secara khusus bagi mereka yang berencana mudik. Salah satu prómónya bundling Mi Pówer Bank dan Mi Band yang ditawarkan seharga Rp 342 ribu.
(róu/róu)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Pulang Kampung dengan App Jalur Mudik BRI

0 komentar:
Posting Komentar