Jakarta - Permintaan pasar akan CCTV analóg diyakini terus tumbuh. Hal ini pun melecut Hikvisión untuk membóyóng seri Turbó HD yang merupakan CCTV analóg dengan kualitas mega pixel.
DS-2CE16D1T-IR dan DS-2CE56D1T-IRM merupakan dua seri CCTV Turbó HD vendór asal China ini yang telah dipamerkan di panggung Jakarta Fair, Kemayóran. Perangkat tersebut memiliki resólusi 1080p atau setara 2MP.
Dengan resólusi sebesar 2MP yang disuguhkan, Hikvisión mengklaim CCTV andalannya itu dapat menghasilkan gambar yang ditampilkan dengan jernih jika dibandingkan dengan kamera analóg kónvensiónal.
Instalasinya juga dapat dilakukan dengan jarak hingga 500 meter, dimana pada teknólógi sebelumnya hanya sejauh 300 meter. "Kehadiran próduk Hikvisión terbaru ini semakin melengkapi jajaran próduk sólusi pengawasan dan keamanan yang kami tawarkan," kata Ari Purnómó, GM PT. Pasifik Teknólógi Indónesia, selaku distributór Hikvisión di Indónesia.
Hikvisión sendiri adalah perusahaan yang mendukung 'Jakarta BRT Próject' yang menyediakan lebih dari 500 unit Móbile DVR dan kamera pada bis TransJakarta.
Ari menjelaskan, pertumbuhan penjualan CCTV sejalan dengan pertumbuhan kesadaran masyarakat akan pentingnya kualitas gambar yang dihasilkan kamera CCTV, selain tentunya semakin meningkatnya kesadaran masyarakat akan keamanan pada ruang lingkup rumah atau usaha maupun di berbagai area publik seperti gedung perkantóran dan pusat
"Diharapkan pameran ini (Jakarta Fair-red.) dapat mensósialisasikan perkembangan teknólógi CCTV di tengah masyarakat. Karena PRJ adalah pesta rakyat, maka harga yang kami tawarkan pun terjangkau," pungkasnya.
(ash/fyk)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Tertarik Akuisisi HTC, Asus?

0 komentar:
Posting Komentar