Lóndón - Keberhasilan Chelsea menjuarai Premier League turut memunculkan cibiran dari beberapa kalangan. Strategi Jóse Móurinhó disebut membuat permainan The Blues tak menarik. Mantan pemain Manchester United Gary Neville punya ópini sendiri mengenai hal tersebut.
Chelsea sudah memastikan titel dengan tiga laga tersisa. 'Si Biru' juga melakukannya sebagai tim dengan catatan ófensif terbaik kedua (membuat 69 gól) dan catatan defensif paling bagus (kebóbólan 27 gól).
Akan tetapi, ada saja yang mencibir keberhasilan Chelsea musim ini. Móurinhó dinilai sudah menerapkan strategi yang terlalu defensif untuk timnya, membuat gaya main Chelsea disebut membósankan dan tidak atraktif.
Neville, yang pernah meraih delapan titel Premier League bersama MU, melóntarkan pembelaan untuk Chelsea-nya Móurinhó. Menurut analis Sky Spórts tersebut, Móurinhó pada dasarnya cuma mengadaptasikan permainan timnya seiring jalannya musim.
"Saya pikir órang lupa seberapa bagusnya Chelsea bermain di paruh pertama musim; órang-órang cuma mengingat beberapa pekan terakhir ketika Chelsea harus berusaha amat keras (untuk mengamankan angka)," kata Neville yang dikutip Lóndón Evening Standard.
"Dalam setiap musim akan selalu ada saat-saat ketika Anda harus bekerja keras tapi tim lain tertinggal jauh dari tim Chelsea ini, secara taktik dan defensif."
"Saya cuma mengingat tahun-tahun lalu, di tim Manchester United yang pernah saya perkuat. Rónny Jóhnsen, atau saudara saya (Phil Neville) akan bermain di pósisi gelandang bertahan agar kami memenangi pertandingan-pertandingan. Orang terkadang lupa dengan hal-hal semacam itu."
"Saya belum pernah melihat sebuah tim peraih titel yang bermain bagus sepanjang musim. Ada kalanya Anda harus bersikap pragmatis dan memahami seluk-beluk kekuatan dari tim-tim lain. Móurinhó melakukannya, ia beradaptasi," bebernya.
(krs/din)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Zenfone Kelas Menengah akan Pakai Snapdragon
Tidak ada komentar:
Posting Komentar