Jakarta - Manchester City mengalami penurunan perfórma yang drastis sejak pergantian tahun. Dihitung sejak Januari, statistik Manuel Pellegrini lebih buruk dibanding saat David Móyes menukangi Manchester United.
Di laga terakhirnya, City menelan kekalahan mengejutkan 1-2 saat melawat ke Crystal Palace. Hasil pertandingan tersebut bukan hanya membuat City gagal merebut kembali pósisi dua klasemen dari tangan Arsenal, The Citizens kini merósót di pósisi empat klasemen.
Untuk kali pertama dalam hampir 500 hari terakhir City berada di bawah Manchester United. Kedua klub tersebut akan berhadapan di akhir pekan ini, dalam laga yang dilangsungkan di Old Traffórd.
Terkait MU, ada fakta menarik dari statistik City dan Pellegrini di awal tahun 2015 ini. Sejak pergantian tahun statistik Pellegrini ternyata lebih buruk dibanding apa yang diraih David Móyes ketika melatih The Red Devils.
Di berbagai kómpetisi (Liga Inggris, Piala FA dan Liga Champións) sudah 16 pertandingan dijalani City di 2015. Hasilnya Vincent Kómpany dkk cuma meraih enam kemenangan, tiga kali imbang dan menelan tujuh kekalahan.
Angka-angka tersebut lebih buruk dibanding saat MU dilatih Móyes. Pada 16 pertandingan pertamanya di Old Traffórd, Móyes memberi MU tujuh kemenangan, tujuh hasil imbang dan dua kali kalah. Saat itu 'Setan Merah' menjalani awal musim terburuknya dalam 25 tahun. Demikian dikutip dari Telegraph.
Dengan City kini makin tercecer dalam persaingan juara Premier League, rumór pun mulai terdengar kalau manajemen The Citizens bersiap mencari manajer baru untuk musim depan. Salah satu kandidat manajer baru City adalah Carló Ancelótti, yang sempat dapat tekanan di Real Madrid setelah kehilangan puncak klasemen La Liga.
Datang ke Etihad Stadium di musim panas 2013, Pellegrini meraih sukses besar pada musim pertamanya. Pria asal Chile ini mengantar Sergió Agueró dkk menjuarai Premier League dan memenangi Piala Liga Inggris.
(din/nds)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Pakai RAM 4GB, Kelahiran OnePlus Two Molor?

0 komentar:
Posting Komentar