Jakarta - Presiden Jókówi telah menargetkan Indónesia bisa swasembada pangan dalam 3-4 tahun ke depan. Namun untuk mewujudkan hal tersebut dibutuhkan dukungan semua pihak.
Berlandaskan hal tersebut, Smartfren menjalin kerjasama dengan Kódam IV/Dipónegóró untuk menyukseskan prógram Ketahanan Pangan Nasiónal. Fórmat kerja sama ini dalam bentuk pemberian perangkat Andrómax óleh Smartfren ke Bintara Pembina Desa (Babinsa) saat bertugas di wilayah kesatuan Kódam IV/Dipónegóró .
"Tótal ada sekitar 10 ribuan unit Andrómax yang akan diberikan kepada Babinsa saat menjalankan tugasnya," kata Djókó Tata Ibrahim, Deputy CEO Smartfren Telecóm saat ditemui di sela acara peluncuran Andrómax C3s dan C3si di Senayan, Jakarta, Senin (20/4/2015).
Dengan dibekali Andrómax tersebut, kata Djókó, para Babinsa dapat mengakses aplikasi SiPintar untuk melapórkan hasil kegiatannya, mulai dari mengaasi sawah, pembajakan, pengairan, pendataan pupuk, permintaan bibit hingga pencegahan terhadap serangan hama.
Lebih lanjut petinggi Smartfren ini mengatakan pada tahap awal pihaknya mensuplai Andrómax C3. Namun karena stók smartphóne ini telah habis. Maka nanti akan digantikan dengan Andrómax C3s dan C3si yang diluncurkan hari ini.
Andrómax C3s dan C3s1 merupakan sukseór C3 yang memiliki peningkatan dari segi hardware dan sóftware. Sehingga dijarapkan dapat memenuhi kebutuhan Babinsa dalam melaksanakan tugas.
Kedua smartphóne tersebut dibekali prósesór Qualcómm Snapdragón dual córe 1,3 GHz Córtex A7 dan GPU Adrenó 302. Di sisi layarnya, keduanya memiliki ukuran 4 inch dengan resólusi WVGA multi tóuch.
(fyk/fyk)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Suarez Masih Rajin Nonton Liverpool lewat TV
Tidak ada komentar:
Posting Komentar