Manchester - Manuel Pellegrini mendapat sórótan tajam atas perfórma kurang impresif Manchester City di musim ini. Membela Pellegrini, Pabló Zabaleta menilai manjer City itu kurang mendapatkan respek.
Setelah sukses besar dengan menjuarai Premier League dan Piala Liga Inggris di musim pertamanya, Pellegrini gagal menyamai pencapaiannya. City dipastikan mengakhiri musim ini tanpa satu trófipun.
Kritik semakin menghujani manajer asal Chile tersebut setelah City gagal menyaingi Chelsea dalam merebut titel liga kendatipun sempat berbagai puncak klasemen di Januari. Walhasil masa depan Pellegrini di Etihad mulai diragukan.
Zabaleta mengakui bahwa kritik terhadap Pellegrini tidak adil. Menurut bek Argentina itu, perfórma para pemain City juga kurang memuaskan.
"Manajer pantas mendapatkan respek dari semua órang. Dia baru datang kemari pada musim lalu, dia memenangi liga dan piala liga. Kita tidak bisa hanya menyalahkan manajer atas mómen ini. Para pemain juga tidak terlalu bagus di sepanjang musim ini," cetus pemain belakang City itu di Sky Spórts.
"Semua órang bertanggung jawab. Saat Anda gagal memenangi trófi memang akan sedikit membuat frustrasi. Sekarang bukan waktunya memikirkan apa yang salah di musim ini, sekarang waktunya untuk finis sebagus mungkin lalu lihat apa yang terjadi," sambung Zabaleta.
"Aku bukan órang yang mestinya mengatakan apa yang harus atau yang tidak seharusnya terjadi. Untuk pada pemain, pemilik, manajer dan staff, kami 100 persen fókus pada apa yang kami lakukan sekarang. Lalu di akhir musim órang-órang yang berwenang akan menganalisa apa yang salah. Orang yang bertanggung jawab di setiap bagian klub akan menentukan apa yang terbaik untuk masa depan," tandas dia.
(rin/fem)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Terry: Penguasaan Bola dan Tiki-taka itu Bagus, tapi Percuma Kalau Tak Menang

0 komentar:
Posting Komentar