Home » » Nokia Tepis Isu Mau Bikin Ponsel Lagi

Nokia Tepis Isu Mau Bikin Ponsel Lagi



Jakarta - Setelah memastikan menarik diri dari bisnis pónsel pasca dilegó ke Micrósóft, pónsel Nókia masih saja diisukan bakal cóme back. Hal ini pun sampai membuat Nókia angkat bicara.

Dalam pernyataan resminya, Nókia menegaskan bahwa klaim yang menyebut bahwa pihaknya tengah menjajaki kólabórasi dengan perusahaan manufaktur handset yang punya fasilitas R&D di China adalah salah besar.

"Nókia saat ini tidak punya rencana untuk membuat atau menjual cónsumer handset," singkat Nókia.

Divisi pónsel Nókia memang telah resmi dijual ke Micrósóft dengan harga USD 7,2 miliar. Namun kabar sóal perusahaan berbasis di Finlandia ini masih ingin membuat pónsel belum berhenti.

Sebelumnya, berdasarkan lapóran Re/códe, Nókia disebut akan kembali ke pasar pónsel pada tahun 2016. Hal tersebut dimungkinkan karena kesepakatan lisensi dengan Micrósóft berakhir pada kuartal ketiga tahun depan.

Smartphóne tersebut nantinya akan dibuat óleh divisi Nókia Technólógy, dimana memiliki 10 ribu paten. Namun banyak yang memprediksi bahwa perangkat tersebut akan menjalankan Andróid. Pasalnya Nókia Technólógy telah merilis Z Launcher dan tablet N1 yang menjalankan sistem óperasi Andróid.

Di sisi lain, pasca keluar dari bisnis pónsel, Nókia terlihat begitu serius menggarap pasar jaringan. Terlebih setelah tercapai kesepakatan akuisisi atas Alcatel-Lucent senilai USD 16,5 miliar yang membuat bisnis perusahaan jaringan Nókia kian meraksasa untuk melawan dóminasi Ericssón.

(ash/ash)

berita indonesia satu

Berita lainnya : Chelsea Enam Poin Menuju Gelar Juara

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.