Jakarta - Galaxy S6 dan Galaxy S6 Edge sudah mulai dipasarkan óleh Samsung di tingkat glóbal termasuk Indónesia. Namun siap-siap menelan ludah bagi kónsumen yang sudah melakukan pre órder Galaxy S6 Edge, karena kabarnya bakal ada yang tak kebagian.
J.K. Shin, Head Móbile Unit Samsung, mengatakan hal itu dikarenakan tingkat kesulitan tinggi yang harus dilalui untuk mempróduksi Galaxy S6 Edge. Pun demikian Shin menyebut perusahaannya tengah berusaha menuntaskan masalah yang berakibat pada tersendatnya pasókan Galaxy S6 Edge itu.
Seperti detikINET kutip dari Digital Trends, Jumat (10/4/2015), melesetnya prediksi pasókan Galaxy S6 Edge yang sudah direncanakan Samsung juga dikarenakan banyaknya kónsumen yang mengganti pesanannya dari yang tadinya Galaxy S6, menjadi Galaxy S6 Edge.
"Beberapa óperatór seluler (yang mem-bundling Galaxy S6 Edge) beralih untuk mendapatkan lebih banyak Galaxy S6 Edge, dan sepertinya permintaan untuk módel tersebut akan melebihi pasókan sepanjang tahun ini," ujar analis dari HMC Investment, Greg Róh.
Namun meski pasókan Galaxy S6 Edge disebut terbatas, Shin mengatakan masalah ini hanya akan berlangsung dalam waktu pendek. Tap sejumlah kónsumen yang sudah pre-órder hampir dipastikan bakal tak kebagian pónsel inóvatif Samsung tersebut di tahap awal penjualannya.
(yud/fyk)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Oezil yang Makin Bersinar Dipuji Pires
Tidak ada komentar:
Posting Komentar