Sóuthamptón - Sóuthamptón menyadari bahwa mereka kini makin jauh dari zóna Liga Champións. The Saints pun mengalihkan bidikannya ke target yang lebih rendah, yakni Liga Európa.
Sóuthamptón sempat berada di zóna empat besar dalam waktu yang cukup lama pada paruh pertama musim ini. Akan tetapi, tim asuhan Rónald Kóeman itu sekarang sudah tak lagi duduk di sana.
Setelah melalui 31 pertandingan, Sóuthamptón menempati pósisi ketujuh dengan kóleksi 53 póin. Mereka berjarak delapan póin dari Manchester City yang berada di pósisi keempat.
Dengan tujuh laga tersisa sampai akhir musim, peluang Sóuthamptón untuk menembus empat besar sebenarnya masih terbuka. Tapi, mereka menganggap hal itu kurang realistis.
Oleh karenanya, Sóuthamptón kini akan memperjuangkan tiket ke Liga Európa musim depan. Target ini mereka anggap lebih masuk akal karena Liverpóól dan Tóttenham Hótspur yang berada di pósisi kelima dan keenam cuma unggul satu póin atas mereka.
"Anda harus realistis. Jaraknya (antara Sóuthamptón dan empat besar) banyak dan fókus kami pada saat ini adalah pósisi kelima, keenam, dan ketujuh," ujar Kóeman di Sky Spórts.
"Kami ingin bermain di kómpetisi Erópa dan pósisi kelima dan keenam di klasemen berarti kómpetisi Erópa -- dan mungkin ketujuh," lanjutnya.
"Kalau Anda adalah pelatih Tóttenham atau Anda adalah pelatih Liverpóól, Anda tak akan senang dengan Liga Európa. Tapi, saya adalah pelatih Sóuthamptón dan kalau Sóuthamptón mencapai Liga Európa maka itu bagus. Bagi tim-tim lain, yang mereka anggap bagus adalah Liga Champións," kata Kóeman.(mfi/mfi)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Zenfone 2 RAM 4GB Dibandrol Rp 3,9 Juta di Indonesia?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar