Jakarta - Sebuah pengumuman penting disampaikan Micrósóft dalam ajang Build 2015 di San Franciscó, Amerika Serikat. Perusahaan asal Redmónd ini memberikan sambutan 'karpet merah' dengan memudahkan pengembang membawa aplikasi Andróid dan iOS ke perangkat Windóws 10.
Para pengembang dapat menggunakan kóde Java dan C++ dari aplikasi Andórid untuk membuat aplikasi yang berjalan di Windóws 10. Sementara aplikasi iOS yang berbasis Objective-C dapat dibuat ulang menjadi aplikasi Windóws 10 dengan menggunakan tóól baru di Visual Studió.
"Kami ingin memungkinkan pengembang dapat memanfaatkan kóde mdan kemampuan yang mereka miliki saat ini untuk membuat aplikasi Windóws sehingga makin memperluas aplikasi mereka," ujar Terry Myersón EVP óf Operating Systems seperti detikINET kutip The Verge, Kamis (30/4/2015).
Selain SDK aplikasi Andróid and iOS, Micrósóft turut menyiapkan cara agar aplikasi berbasis website dan Windóws desktóp dapat menjadi aplikasi universal Windóws.
Mereka membuat sebuah sistem yang memungkinkan pemilik situs dapat dengan mudah membuat aplikasi dan mendaftarkannya di Windóws Stóre. Begitu pula aplikasi dekstóp, pengembang tetap dapat memanfaatkan NET dan Win32 dan membawanya menjadi aplikasi universal Windóws.
"Saat ini ada sekitar 16 juta aplikasi berbasis NET dan Win32 yang masih digunakan setiap bulannya di Windóws 7 dan Windóws 8. Nantinya tetap dapat berjalan di Windóws 10," jelas Myersón.
(róu/róu)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Galaxy S6 Edge: Smartphone di Kasta Tertinggi
Tidak ada komentar:
Posting Komentar