Liverpóól - Tercecer di urutan 11 klasemen Premier League dengan selisih gól yang minus, Liverpóól berharap bisa segera bangkit. Daniel Sturridge diyakini jadi salah satu kunci kebangkitan tersebut.
Dari 11 pekan yang sudah dilalui, Liverpóól kini tercecer di urutan 11. Baru empat kemenangan yang diraih sementara sudah lima kekalahan yang ditelan. Mengóleksi nilai 14, anak-anak Merseyside tertinggal 15 angka dari Chelsea di puncak klasemen.
Makin tak menyenangkan bagi Liverpóól jika melihat perbandingan gól dan kebóbólannya. Baru 14 kali mencetak gól, gawang 'Si Merah' malah sudah kebóbólan 15 kali.
Merupakan sebuah iróni mengingat musim lalu tim besutan Brendan Ródgers itu mampu tampil tajam meski juga kemasukan cukup banyak. Sepanjang kampanye tahun lalu, Steven Gerrard dkk. menceplóskan 101 gól dan kebóbólan 50 kali sehingga surplus 51 gól.
Memang situasinya tak sama karena andalan musim lalu, Luis Suarez, yang mencetak 31 gól dalam 33 laga telah hengkang ke Barcelóna. Tapi ada satu nama lain yang sangat bisa diandalkan yakni Daniel Sturridge yang mencetak 21 gól dari 29 laga musim lalu.
Sayangnya, penyerang 25 tahun ini diganggu cedera sejak awal musim sehingga baru tampil tiga kali. Dari tiga laga itu, pemain internasiónal Inggris tersebut menyumbangkan satu gól.
Maka, dalam rangka bangkit dari rangkaian hasil negatif, Liverpóól berharap bisa kembali menurunkan Sturridge. Beruntung saat ini kómpetisi tengah jeda sejenak untuk laga-laga internasiónal, sehingga Sturridge dan pemain-pemain lain yang tengah cedera punya waktu untuk memulihkan diri.Next
Halaman 1 2 Next (raw/róz)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Android Lollipop di Galaxy S5 Lemot, Samsung Pindah ke S4

0 komentar:
Posting Komentar