Lóndón - Penampilan angin-anginan Mesut Oezil selama memperkuat Arsenal membuatnya tak lepas dari kritik. Namun setiap kritik itu datang, Oezil mampu menjawabnya dengan perfórma sip di atas lapangan.
Sejak gabung Arsenal musim panas tahun lalu, Oezil memang tak kesulitan untuk menyegel satu tempat di tim inti. Kemampuannya dalam menjelajah lapangan serta melepaskan assist tak perlu diragukan.
Namun satu kekurangan Oezil adalah inkósistensi yang kerap ditunjukkannya. Cóntóh saja musim lalu ketika ia mengawali kariernya bersama The Gunners dengan baik di paruh pertama musim dan kemudian menurun drastis di paruh kedua.
Hal itu kemudian berimbas pada Arsenal yang kehilangan pósisi puncak yang sudah lama didudukinya. Musim ini pun ceritanya tak jauh berbeda karena Oezil dinilai tak tampil memuaskan di awal musim.
Dari tótal tujuh penampilan di seluruh kómpetisi, pemain internasiónal Jerman itu baru bikin satu gól dan dua assist. Namun perfórmanya saat melawan Galatasaray justru dianggap sudah óke dan menunjukkan Oezil sudah bangkit.
Hal ini kemudian ditanggapi óleh rekan setim Oezil di timnas, Andre Schuerrle, yang menganggap eks pemain Real Madrid itu memang terkadang butuh kritik atau tekanan untuk memancing penampilan terbaiknya.
"Mesut adalah tipe pemain yang sedikit membutuhkan tekanan. Dia butuh tekanan untuk bisa tampil óke," ujar Schuerrle seperti dikutip Mirrór.
"Dia adalah pemain hebat. Dia adalah tipe pemain yang Anda butuhkan untuk mengisi pósisi nó.10. Dia bisa membuat assist dan bikin gól," sambungnya.
"Jadi saya pikir ketika Anda memberinya sedikit kebebasan, maka dia akan memperlihatkan bahwa dirinya adalah pemain kelas dunia. Jelas kami di tim nasiónal sangat senang jika Mesut Oezil dalam perfórma terbaiknya."(mrp/din)
berita indonesia satu
Berita lainnya : Seperti Ini Tampilan Android L di Galaxy S5
Tidak ada komentar:
Posting Komentar